Mendengarkan Bacaan Santri yang Merdu di Musholla Baitur-Rahma

Salah satu kenikmatan saya menjadi orang tua angkat dari para santri yang mukim 24 jam di Pesantren Tahfidz Akbar ini adalah mendengarkan bacaan para santri penghafal Qur’an pada saat mereka menjadi imam selama shalat 5 waktu.

Ada 2 orang santri yang suaranya merdu dan enak di dengar.  Bukan berarti yang lain kurang bagus.  Tidaklah demikian.  Sesungguhnya orang yang menghafal Al Qur’an dan mengamalkannya, Insha Allah memiliki maqam yang luarbiasa tingginya, disaat semua orang ketakutan pada hari dimana tidak ada seorangpun yang tidak mengkhawatirkan apakah amalannya cukup untuk mengantarkannya ke Surga.

Disiplin tinggi yang diterapkan ustadz kepada para-santri sehingga mereka wajib menghafal 1 halaman selama 1 hari, mendidik mereka menjadi militan dan cinta kepada Al Qur’an.  Tidak sedikit rasa bosan itu menghinggapi mereka, sehingga memang perlu environment yang mendukung mereka agar tetap istiqomah dalam menghafal Al Qur’an selama bertahun-tahun.

Continue reading “Mendengarkan Bacaan Santri yang Merdu di Musholla Baitur-Rahma”

Advertisements

Perkara Mudah atau Sulit itu Tergantung Sudut Pandang

Setelah mengeluarkan koleksi burung kicauan abang Akbar, dan menunggu beberapa burung diberi jangkrik dan kroto, maka saya ke pendopo 1 Sentulfresh, bercengkrama dengan para mahasiswa magang dari Universitas Lampung dan STEI Tazkia.

Seperti biasa, sembari mengecek PR mereka untuk menuliskan artikel untuk http://www.botaniku.com, saya tanya kepada Shintia, salah satu mahasiswa jurusan Agribisnis FP UNILA tentang new project nya untuk membuat website justspeakindonesia.

Website tersebut tampilannya sudah oke, untuk ukuran pemula.  Saya kira semuanya baik-baik saja alias sudah beres karena kemarin saya beri buku panduan membuat website berbasiskan wordpress kepada Shintia untuk dipelajari.  Setelah ditanya, ia hanya senyum dan bilang bahwa ada yang salah dengan setingan website nya.

Continue reading “Perkara Mudah atau Sulit itu Tergantung Sudut Pandang”

Belilah Produk Temanmu Tanpa Menawar

wirausaha mudaJudul diatas bukan sekadar basa basi, karena berdasarkan pengalaman yang saya alami selama bergaul dengan para sejawat UKM, seringkali selentingan berita dengan topik di atas terjadi.  Apa mungkin kita membeli produk teman tanpa sedikitpun menawar. Jawabannya : YES.

Tulisan ini juga terinspirasi dari tulisan kang Eep S Maqdir, beliau adalah pemerhati tanaman organik, ketua umum Swadaya petani Indonesia, dan juga seorang novelis.  Dalam wall facebook nya, beliau menulis topik seperti di atas.  Saya tergelitik untuk menulis hal serupa karena sudah beberapa kali saya melihat tulisan yang di share di wall teman saya.

Continue reading “Belilah Produk Temanmu Tanpa Menawar”

Passion itu bernama : Mengajar

mengajar websiteDalam 2 bulan terakhir ini saya hampir setiap minggu, baik itu offline ( di pendopo Sentulfresh) dan online (di whatsapp dan Telegram) ada saja yang bertanya sana sini.  Kebanyakan ada hubungannya dengan pembuatan website, google my business.  Entah kenapa, mengajar terasa mengasyikkan.

Sewaktu memutuskan untuk mengambil Fakultas Pertanian di Universitas Lampung, salah satu alasan saya adalah saya ingin menjadi insinyur dan tidak mau mengajar, hehehe. Pasalnya, dari 5 bersaudara, saya nomor keempat, hanya saya yang melenceng jurusannya. Saya ambil program studi Teknologi Hasil Pertanian.

Continue reading “Passion itu bernama : Mengajar”

Hadiah Bermain Flying Fox di SDIT Ibnu Hajar Bogor

flying fox di sdit ibnu hajar
foto dari tamanremajadotnet

Hari ini saya mendapatkan berita yang sangat baik mengenai kedua orang anak saya, M Akbar Rasyid dan Rahma Azkia Zahra.  Berita WA yang terkirim dari wali kelasnya kepada istri saya yang mengabarkan bahwa keduanya mendapatkan reward untuk bermain flying fox di Sekolah Islam SDIT Ibnu Hajar Bogor.

Reward atau hadiah atas keberhasilan seorang siswa dalam menempuh pendidikan yang dilihat dari hasil nilai Ujian Kenaikan Kelas (UKK).  Uniknya, reward yang diberikan oleh SDIT Ibnu Hajar ini berupa privilidge untuk bermain flying fox.

Wahana flying fox yang ada di sekolah tersebut cukup bagus. Dibangun tidak lama setelah bangunan sekolah dari kelas 1 hingga kelas 5 selesai yang berada di sisi samping sekolah.  Flying fox menjadi eksklusif tatkala hanya siswa-siswa tertentu saja yang boleh menaiki wahana tersebut.  Tentu saja banyak siswa yang terinspirasi untuk bermain flying fox.

Continue reading “Hadiah Bermain Flying Fox di SDIT Ibnu Hajar Bogor”

Menjadi Kicaumania Kembali berkat Kenari Gacor

kicaumania tempo duluKicaumania, kata itu demikian akrabnya bagi saya karena dunia kicaumania menghabiskan waktu saya berjam-jam setiap hari karena tergila-gila dengan dunia burung berkicau.  Berkat Kenari gacor, saya kembali melirik dunia burung.  Juga karena anak saya, Akbar, sudah mulai jatuh cinta dengan burung berkicau.

Di tahun 2005 saat M Akbar Rasyid, anak saya yang pertama lahir, saya sering merasa kesepian di tinggal anak istri yang tinggal di rumah ibunya karena lahirnya Akbar.  Saat itu saya bertemu dengan Birin, salah satu penjual burung yang berlokasi di jalan baru, sebelum Yogya Plaza.

Continue reading “Menjadi Kicaumania Kembali berkat Kenari Gacor”