Mari Membaca Buku – Ippho Santosa

mari membaca buku ippho santosaBerdasarkan studi Most Littered Nation In the World 2016 minat baca di Indonesia menduduki peringkat 60 dari 61 negara. Ini sebuah data dan fakta yang sangat memprihatinkan

Demikian pula minat baca anak-anak. Data dari UNESCO menunjukkan, persentase minat baca anak Indonesia hanya 0,01 persen. Artinya, dari 10.000 anak bangsa, hanya satu orang yang senang membaca.

Membaca buku sama sekali berbeda dengan menyimak social media. Ya, sama sekali berbeda. Di buku terdapat kematangan dan kedalaman tulisan. Di social media, biasanya ini hampir-hampir tidak ada. Right?

Continue reading “Mari Membaca Buku – Ippho Santosa”

Advertisements

Jualan Online Hari ini

Teman-teman pernah belanja online? Kalau jualan online?

jualan online ippho santosaHampir semua barang yang dulunya kita beli di toko, sekarang sudah bisa dibeli secara online. Ingat, kegandrungan belanja online ini bukan saja dimiliki oleh kaum milenial, terbukti para ibu pun sering mencari kebutuhan si kecil melalui internet.

Belanja secara online kadang bisa membingungkan, terutama saat konsumen harus memilih suatu produk. Orang rata-rata akan memilih berdasarkan rating dan review. Kendati begitu, ternyata produk dengan rating tertinggi tak selalu yang terbaik.

Menurut studi dari Derek Powell, PhD, peneliti Stanford University, ulasan memang membantu kita menentukan produk yang dibeli, tapi bukan yang terbaik. Tidak jaminan.

Hasil penelitian mengungkapkan, produk dengan jumlah ulasan lebih banyak akan cenderung dibeli, bahkan walau peringkatnya rendah. Menariknya, jika ada dua produk yang sama-sama memiliki ulasan buruk maka konsumen tetap akan membeli produk dengan ulasan terbanyak.

Teman-teman yang punya toko online harus memperhatikan hal ini. Maka, mintalah konsumen kita untuk memberikan ulasan. Tentunya, ulasan yang jujur dan alami. Mudah-mudahan ini bisa membuat toko online kita semakin ramai dan menguntungkan.

Sekian dari saya, Ippho Santosa.

Apa cita-cita anak Anda?

kata kata ippho santosaSpirit dan passion untuk menjadi wirausahawan itu bisa muncul dari keluarga. Ini bukan soal anak yang diberi warisan berupa perusahaan oleh orangtua, tapi ini lebih terkait pada pola asuh terhadap anak.

Ingat, pola asuh akan membentuk karakter anak. Juga akan mengasah mental dan mindset-nya. Semua itu akan berpengaruh secara sadar atau tidak, saat ia menjadi seorang wirausahawan kelak. Continue reading “Apa cita-cita anak Anda?”