Balada Ular, Nasihat bagi Orang Pemarah

Tulisan mengenai ular ini sudah banyak beredar di medsos dan berpindah-pindah dari gadget yang satu ke yang lain.  Sepertinya sayang jika dibuang begitu saja.  Tulisan di bawah ini adalah sebagai pengingat diri saya pribadi dan juga saudara pembaca bisa mengambil manfaat dari tulisan ini.  Semoga bermanfaat.

===================================================

balada ularSeekor ular memasuki gudang tempat kerja seorang tukang kayu di malam hari. Kebiasaan si tukang kayu adalah membiarkan sebagian peralatan kerjanya berserakan & tidak merapikannya.

Nah ketika ular itu masuk kesana, secara kebetulan ia merayap di atas gergaji. Tajamnya mata gergaji menyebabkan perut ular terluka. Ular beranggapan gergaji itu menyerangnya. Ia pun membalas dengan mematuk gergaji itu berkali-kali.

Serangan yang bertubi-tubi menyebabkan luka parah di bagian mulutnya. Marah & putus asa, ular berusaha mengerahkan kemampuan terakhirnya utk mengalahkan musuhnya. Ia pun lalu membelit kuat gergaji itu.
Belitan yang menyebabkan tubuhnya terluka amat parah, akhirnya ia pun mati binasa.

Di pagi hari si tukang kayu menemukan bangkai ular tsb di sebelah gergaji kesayangannya.

🍃 Sahabat…
Kadangkala di saat marah, kita ingin melukai orang lain. Setelah semua berlalu, kita baru menyadari bahwa yang terluka sebenarnya adalah diri kita sendiri.

Banyaknya perkataan yang terucap & tindakan yang dilakukan saat amarah menguasai, sebanyak itu pula kita melukai diri kita sendiri.

1.  Tidak ada musuh yang tidak dapat di taklukkan oleh cinta kasih._
2.  Tidak ada penyakit yang tidak dapat di sembuhkan oleh kasih sayang.
3.  Tidak ada permusuhan yang tidak dapat dimaafkan oleh ketulusan._
4.  Tidak ada kesulitan yang tidak dapat dipecahkan oleh ketekunan.
5.  Tidak ada batu keras yang tidak dapat di pecahkan oleh kesabaran._

Semua itu haruslah berasal dari diri kita.
Ketahuilah Dendam benci/curiga/pikiran negative, apapun itu, ia sebenarnya bagaikan ular yang membelit gergaji, telah ribuan kali muncul dalam pikiran kita yang menusuk & membakar bathin kita sendiri.

Latihlah setiap saat utk mengampuni, memaafkan dgn tulus, mampu dgn cepat melepaskan & membuang sampah pengotor bathin dan pikiran kita sendiri.

Semoga bermanfaat

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s