Perbincangan Kecil Lepas Ashar di Rumah Tahfidz Akbar

Membangun Pesantren Tahfidz Wirausaha AKBAR

Rumah Tahfidz AkbarLepas ashar tadi, jamaah di musholla Baitur-Rahma, Sentulfresh saya sempatkan berbincang santai dgn ustadz Farkhan, Al Hafidz.

Saya utarakan keinginan kuat kami utk membangun pesantren tahfidz wirausaha “Akbar” sebagai pengganti rumah tahfidz Akbar yg saat ini sudah berusia 6 tahun. Pesantren itu Insya Allah akan dibangun 2018, berarti 3 tahun dari sekarang. Dana yg dibutuhkan 1 M. So sweet…. Dana segitu bisa berarti besar, bisa juga berarti kecil. Allah maha tahu hambanya yg berjihad di jalan Allah. Jadi teruslah berjuang untuk menjadi hamba yang selalu bersyukur di jalan-Nya.

Tak terasa santri yg mukim (semi intensif) yg berjumlah 8 orang ternyata sudah ada yg 7 juz hafalannya. Subhanallah…. Santri kampung yg kami gratiskan full utk belajar disini sudah mencapai level tersebut.

Komposisi santri mukim disini ada 4 orang santri laki-laki dan 4 orang santri perempuan. Mereka adalah (Suparman, Supirman, Jamal, Santi, Annisa, Siti, dan Irna). Saat ini di bulan Ramadhan, mereka bangun bersama pukul 3 pagi dan tahajud di mushola, yang berada di atas kolam, kemudian melanjutkan tadarus Al Qur”an dan murojaah hafalan yang tertinggal.

Perbincangan kecil tadi sempat terhenti sejenak karena ada sms yang masuk supaya saya memesan pasir dan semen untuk pembangunan kecil di farm kami.

Saya memang sekarang sedang fokus on farm untuk membangun suasana farm ini menjadi tempat wisata edukasi yang bisa menjadi oase bagi para siswa TK dan SD dan juga bisa menjadi tempat yang nyaman untuk santri menghafal Qur’an.

Menghafal Al Qur’an adalah cita cita yang luar biasa dari seorang Muslim. Bagi mereka yang belajar Al Qur’an dan mengajarkannya diberi ganjaran keutamaan yang luas dan diberi kedudukan yang tinggi, kelak di Yaumil Akhir.

Ustadz Farkhan dan saya sepakat bahwa selepas Ramadhan nanti kami akan fokuskan para-santri untuk menghafal lebih intensif dan mereka selepas sekolah harus kembali lagi ke farm untuk menghafal Qur’an. Tentunya dibutuhkan kucuran dana untuk mendukung kegiatan tersebut.

Seperti biasa, saya bilang ke ustadz bahwa riyadoh yang kita lakukan saat ini Insya Allah akan memiliki jalan keluar dan saya minta ke beliau dan para santri untuk mendoakan saya dan istri untuk senantiasa istiqomah di jalur cepat, jalurnya para penghafal Al Qur’an.

Sempat terbersit bahwa bagaimana jika ada teman saya atau orang lain yang berniat menginfakkan sebagian hartanya atau memberikan Zakat Maal ke rumah tahfidz hukumnya seperti apa?. Dijawab oleh Ustadz bahwa kita, maksudnya beliau, para santri dan saya saat ini sedang berjihad di jalan Allah karena kita sedang memberikan jalan bagi para penghafal Qur’an untuk menghafal. Dan Jihad di jalan Allah adalah salah satu dari para mustahik zakat.

Alhamdulillah… sore yang tercerahkan. Saya utarakan niat ini ke istri dan istri mengamini. Lepas Ramadhan kita bersama-sama berjuang hingga pembangunan Pesantren Tahfidz Wirausaha AKBAR akan terwujud di Sentulfresh dan dengan Bismillah serta ijin Allah SWT, kami akan berjuang menggapai hal tersebut, Insya Allah.

Advertisements

One thought on “Perbincangan Kecil Lepas Ashar di Rumah Tahfidz Akbar

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s