Memancing Ikan Nila di kolam Sentulfresh

memancing ikan nila di sentulfresh
sumber: wikipedia

Siang ini saya mau berbagi tentang memancing ikan di kolam sendiri, di Sentulfresh Indonesia. Karena request dari mantan pacar alias ibu nya anak-anak untuk memancing ikan nila, maka mang Ibad, tukang kebun kami, langsung beraksi melakukan ritual memancing ikan nila.

Ada banyak pilihan memancing di sini, di kolam yang isinya full ikan patin yang berada di depan rumah lama kami. Juga di kolam di depan musholla Baitur-Rahma yang berisi beragam ikan: bawal, patin, nila, lele, pokoknya tumplek jadi satu.

Setelah menginstruksikan mang Ibad untuk memancing ikan nila sebanyak 20 ekor melalui sambungan telpon celuler nokia X-1, saya bersiap-siap untuk mandi pagi plus sarapan nasi dengan lauk tahu dan tempe yang luar biasa enaknya di lidah ini.

Seperti biasa, sebelum melakukan “tugas negara” berkeliling farm mengontrol sapi perah, ayam dan tanaman, kewajiban penting bagi seprang lelaki muslim sejati, yaitu shalat dhuha saya jalankan terlebih dulu. Selang beberapa rakaat rutinitas dhuha ini, dan diakhiri dengan doa, tibalah saatnya memancing ikan nila di kolam sendiri.

Kenapa harus memancing? Kan lebih gampang jika menggunakan jaring. Tidak perlu bersusah payah menunggu hingga lama. Tentu saja ada kepuasan tersendiri jika kita memancing di bandingkan dengan menjaring. Selain ada daya magis menarik senar sampai joran pancingnya melengkung, juga ada rasa puas jika mendapat ikan. Selain alasan tersebut menjaring ikan juga butuh 2 orang yang harus menyelam seukuran dada orang dewasa ke dalam kolam di depan rumah saya.

Tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 10.30 WIB dan ikan yang terkumpul baru 10 ekor. OMG…. Masih jauh dari 20 ekor target hari ini. Ya udah deh, tunggu 15 menit lagi. Mudah-mudahan terjadi miracle. Oh ya… Sebagai informasi, tadi mang Ibad berhasil mendapatkan ikan bawal seberat 500 gram. Lumayan untuk dipepes sebagai menu hari ini. Sementara ikan nila enaknya digoreng agak kriuk dan diberi racikan sambal sehingga menjadi ikan sambal lado.

Demikianlah edisi singkat memancing di air keruh, eh salah… Edisi memancing ikan nila di kolam sendiri. Lumayan sekadar melepaskan kangen untuk belajar menulis di blog. Saya mau siap-siap dulu untuk shalat Jum’at. Yang mau mendapatkan unta sebaiknya dari sekarang mandi sunnah dahulu dan berangkat ke Masjid. Insya Allah kita akan mendapatkan pahala dan dihapuskan dosanya dari hari jumat ini ke jumat berikutnya, aamiin.

pendopo sentulfresh
10.45 WIB

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s